|
|||||
| JIKA SI BUAH HATI SULIT TIDUR |
|
|
|
| Written by Administrator | ||||||||||||
| Wednesday, 16 November 2011 13:15 | ||||||||||||
|
Kesalahan pola tidur sejak bayi, akan berdampak buruk terhadap perkembangan otak anak. Tipe kepribadian anak berhubungan dengan masalah tidur. Masalah susah tidur, memang lebih sering dikeluhkan oleh orang dewasa. Gangguan tidur pada orang dewasa, kerap dianggap serius karena dapat mengganggu aktivitas produktifnya ( Sumber :http://www.kabarindonesia.com) Banyak anak – anak bahkan hingga bayi memiliki gangguan pola tidur atau kebiasaan tidur. Mereka sering kali terbangun di waktu malam dan kemudian dengan mudah tertidur kembali . Penting diketahui bayi membutuhkan jumlah tidur yang berbeda berdasarkan usianya. Bayi baru lahir biasanya tidur selama 16 – 20 jam yang dibagi menjadi 4 – 5 periode. Pola tidur bayi masih belum tertaur, hal ini bisa disebabkan oleh banyak factor. Tetapi perlahan – lahan akan bergeser sehingga lebih banyak waktu tidur di malam hari dibandingkan siang hari. Berikut kebutuhan tidur normal pada bayi/ anak berdasarkan usianya.
Sumber : Majalah Kesehatan Dokter Kita, Edisi Januari 2011 Gangguan tidur pada anak sebenarnya bukan merupakan penyakit kronik. Menurut Dr. Tjhin Wiguna,SpKJ (Majalah Kesehatan Dokter Kita, Edisi Januari 2011) umumnya anak yang rentan terserang gangguan pola tidur adalah anak dengan penyakit fisik kronik seperti asma, anak dengan gangguan regulasi diri, anak dengan gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas, dan anak dengan kesulitan belajar. Berikut mungkin merupakan salah satu sebab bayi atau buah hati anda mengalami sulit tidur :
Jika lapar penyebabnya, bayi akan tertidur pulas setelah anda susui
Kenakanlah baju tidur yang ukurannya sesuai dengan tubuh bayi (jangan terlalu besar/ kecil), serta terbuat dari bahan yang lembut dan menyerap keringat.
Bayi merasa tidak nyaman dengan tubuhnya yang terasa lengket karena keringat. Basuh tubuh bayi anda dengan waslap yang dibasahi air hangat. Jika perlu, oleskan minyak telon pada perut dan punggung bayi, serta sapukan bedak pada lipatan – lipatan kulit bayi. Ganti popok bayi anda jika popoknya basah.
Kamar tidur bayi sebaiknya memiliki tata cahaya dan ventilasi yang baik. Suhunya pun tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Selain itu, jangan penuhi boksnya dengan aneka mainan.
Campuran antara rasa senang dan lelah bisa membuat bayi susah memejamkan mata. Jadi upayakan untuk tidak mengajaknya bermain dekat waktu tidurnya atau saat bayi sudah mengantuk.
Tangisan yang lama dapat mengindikasikan adanya penyakit atau gangguan kesehatan bayi, misalnya kolik, demam dan muntah yang berlebihan. Jika perlu, bawalah bayi segera ke dokter. ( Sumber :http://alifiababyshop.com dari ayahbunda) Agar si kecil tetap terjaga pola tidurnya dengan baik, perhatikan tip berikut :
(Sumber : Majalah Kesehatan Dokter Kita, Edisi Januari 2011) |
||||||||||||
| Last Updated on Wednesday, 16 November 2011 13:19 |
|
|
|









